Nasib perantau yang ingin mempunyai kendaraan pribadi

perpanjang pajak tahunan sepeda motorAdmin lagi stress ini dan juga mau sekalian ‘curcol’ masalah pengurusan pembayaran pajak tahunan kendaraan sepeda motor, ceritanya begini saya adalah pendatang di kota jakarta dan e-ktp saya beralamatkan di daerah luar pulau jawa. Setelah lebih satu tahun menjadi perantauan di kota jakarta saya memutuskan untuk membeli sepeda motor untuk memudahkan mobilitas saya. Bukannya saya gak mau menggunakan angkutan umum, tetapi kalau di jakarta ini bila kita ingin mengunjungi suatu tempat yang agak jauh pasti harus nyambung beberapa kali entah itu dari busway ke metromini disambung lagi ke mikrolet dll, sedangkan tarif bus transjakarta adalah Rp 3500, tarif metro mini/kopaja dan mikrolet rp 4000 belum lagi setelah turun dari angkutan umum kita harus jalan sedikit lagi untuk sampai ke tempat tujuan yang ada malah makin boros, tidak heran kalau orang jakarta yang menggunakan fasilitas umum yang rumahnya agak terpencil pasti menghabiskan setidaknya 20 ribu/perhari hanya untuk transportasi.

Tetapi sebelum saya membeli sepeda motor, saya sudah tau masalah umum para perantau kalau tinggal di kota orang “susah punya kendaraan pribadi” karena syarat untuk memiliki kendaraan bermotor tersebut adalah e-KTP nya harus beralamatkan di kota perantauan. Ini maksudnya apa sih? Emang kalau saya pindah provinsi itu seperti pindah negara? kok harus alamat ektp saya harus diubah lagi untuk bisa membeli sepeda motor atas nama saya. katanya ektp sudah nasional kok dipersulit gini. Saya orang indonesia dan ingin membeli sepeda motor di indonesia, kalau gitu saya ubah saja alamat ktp saya di “indonesia” biar gak susah lagi mau beli motor di negara bagian provinsi indonesia

Solusinya apa kalau gitu jika kita orang perantauan ingin memiliki sepeda motor /mobil? ya katanya pinjam ktp saudara atau orang yang tinggal di kota perantauan. okelah akhirnya saya membeli sepeda motor di jakarta dengan atas nama saudara saya yang kebetulan sudah duluan merantau di jakarta dan ektpnya sudah pindah alamat ke jakarta.

Masalahnya muncul kembali ketika pajak tahunan sepeda motor saya sudah mau jatuh tempo, sebagai warga negara yang taat saya dengan semangat dan rajinnya melengkapi berkas persyaratan untuk perpanjangan pajak tahunan. Nah saya datang tuh ke samsat bus keliling di jakarta,,

Checklist kelengkapan perpanjangan pajak tahunan sepeda motor: bpkp asli dan fotocopy, stnk asli dan fotocopy, ktp asli pemilik sepeda motor dan fotocopy. Dengan girangnya nih saya menyerahkan ke petugas, eh pak polisinya menjawab, untuk memperpanjang pajak tahunan sepeda motor orang yang bersangkutan harus datang langsung atau si wakil alamat ktpnya harus sama dengan pemilik sepeda motor ( satu rumah, satu gang  atau berdekatan )  jadi pajak tahunan gak bisa diperpanjang. Saat itu saya sudah emosi kenapa? ya kalau alamat ektp saya dekat dengan saudara saya ngapain juga saya beli motor atas nama saudara saya. saya pakai nama sendiri kalau gitu. berkas sudah lengkap, uang sudah disiapkan untuk pembayaran pajak tahunan sepeda motor , tinggal bayar saja loh, masa dipersulit, toh ktp pemilik sudah saya berikan. Dalam hati saya ya sudah gak usah saya bayar juga gak masalah, ngapain juga saya repot-repot.

dan katanya peraturan baru kalau perpanjang pajak tahunan sepeda motor tidak bisa diwakilkan , surat kuasa pun tidak diperbolehkan. Saya sudah merepotkan saudara saya dengan membeli motor atas nama dia, masa setiap tahun saya harus meminta dia untuk memperpanjang pajak kendaraan yang tidak dia pakai?

Intinya perantau itu seperti pindah negara dalam hal kepemilikan sepeda motor di indonesia ini jadi kalau mau beli sepeda motor alamat negaranya ektpnya harus dirubah dulu ke alamat perantauan kalau pindah daerah perantauan lagi ya ubah lagi alamat ektpnya sampai mampus gitu terus kalo mau punya kendaraan pribadi.

misal nih kampung saya A :

merantau ke kota B , kalau mau punya sepeda motor atas nama sendiri ubah dulu alamat ktpnya ke B

merantau lagi ke kota C , kalau mau punya sepeda motor atas nama sendiri ubah dulu alamat ktpnya ke C

merantau ke kota D , kalau mau punya sepeda motor atas nama sendiri ubah dulu alamat ktpnya ke D

gitu aja sampe mampus

intinya kekesalan saya ini kelengkapan persyaratan sudah, kenapa harus si yang punya KTP datang ? kenapa tidak bisa diwakilkan? apakah dengan memiliki KTP asli yang tertera di BPKP tidak cukup sebagai bukti untuk memperpanjang pajak tahunan kendaraan?

Kalo kita beli sepeda motor selama kita masih rakyat indonesia harusnya ya bisa dimana aja, lucu sekali harus ubah-ubah alamat ktp hanya untuk beli sepeda motor.

Di jakarta aja begini , bagaimana daerah. Kalau begini pajak tahunan sepeda motor pengelolaannya di kelola oleh direkotrat jenderal pajak saja agar menjadi pajak pusat, jaman gini masih bayar manual.

harusnya ya Pajak tahunan jatuh tempo dipermudah dengan bayar via internet banking/sms banking/atm lalu dicetak sendiri oleh wajib pajak. Takut surat ketetapan pajak daerah yang dicetak palsu? buat sendiri dong aplikasi berbabis smartphone agar petugas yang razia di jalan bisa ngecek sendiri apakah kode yang tertera di surat ketetapan pajak daerah kendaraan bermotor itu palsu atau tidak.

Kalau wajib pajak tidak membayar pajak tahunan,  suratin dong buat surat himbauan atau buat surat tagihan pajak daerah ke alamat ybs, atau kalau tidak membayar datangin alamat ybs agar stnk dicabut.

Perpajakan Indonesia:

  • beli motor dengan ktp luar daerah
  • beli mobil dengan ktp luar daerah
  • beli motor dengan e-ktp
  • kredit motor ktp luar kota
  • kredit motor ktp daerah
  • kredit mobil ktp luar kota
  • beli motor cash ktp luar kota
  • beli motor ktp daerah
  • beli motor beda domisili
  • beli motor ktp beda daerah
  • beli mobil di jakarta dengan KTP daerah
  • kredit motor ktp luar daerah
  • kredit motor jakarta ktp daerah
  • beli motor ktp luar kota
  • beli motor cash dengan ktp daerah

Comments

  1. By Eko Purwanto

    Reply

    • By ARTHIAS

      Reply

  2. By Eko Purwanto

    Reply

  3. By arkan

    Reply

  4. By Benny pangabean

    Reply

  5. By Mnank

    Reply

  6. By Jack

    Reply

  7. By tulus

    Reply

  8. Reply

  9. By No name

    Reply

  10. By Ragil

    Reply

  11. By ja

    Reply

  12. By Tina

    Reply

  13. By Nopphee

    Reply

  14. By Mike

    Reply

  15. By Wulan

    Reply

    • By blu3

      Reply

  16. By Budi Harto

    Reply

    • By Petruk

      Reply

  17. By Indonesia

    Reply

  18. By Riza ardiansyah

    Reply

  19. By Toto n

    Reply

  20. By amir

    Reply

  21. By Bahy

    Reply

    • By Bahy

      Reply

  22. By deni chagr

    Reply

  23. By munandar

    Reply

  24. By cuy

    Reply

  25. By Iqbal

    Reply

  26. By Nury

    Reply

  27. By Anas

    Reply

  28. By Satrya

    Reply

  29. Reply

  30. By Adi

    Reply

  31. Reply

  32. By dedi

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *