Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)

by
PTKP PAJAK TERBARU

PTKP PAJAK TERBARUPenghasilan Tidak Kena Pajak atau sering disebut PTKP merupakan salah satu unsur pengurang pendapatan atau penghasilan, berkurangnya penghasilan mengakibatkan pajak yang terutang menjadi lebih rendah.

Mungkin sudah pernah dibahas sebelumnya dipostingan Penghasilan tidak kena pajak 2015 tetapi saya akan update mengenai informasi PTKP terbaru, berikut penjelasan mengenai PTKP :

 

 

TK/0 ( Tidak Kawin dan  tidak mempunyai tanggungan) = Rp 54.000.000,-

TK/1 ( Tidak Kawin dan mempunyai 1 tanggungan) = Rp 58.500.000,-

TK/2 ( Tidak Kawin dan mempunyai 2 tanggungan) = Rp 63.000.000,-

TK/3 ( Tidak Kawin dan mempunyai 3 tanggungan) = Rp 67.500.000,-

K/0 ( Kawin dan mempunyai 0 tanggungan) = Rp 58.500.000,-

K/1 ( Kawin dan mempunyai 1 tanggungan)  = Rp 63.000.000,-

K/2 ( Kawin dan mempunyai 2 tanggungan)  = Rp 67.500.000,-

K/3 ( Kawin dan mempunyai 3 tanggungan)  =  Rp 72.000.000,-

K/I/0 ( Kawin ditambah penghasilan istri dan mempunyai 0 tanggungan) = Rp 112.500.000

K/I/1 ( Kawin ditambah penghasilan istri dan mempunyai 1 tanggungan) = Rp 117.000.000

K/I/2 ( Kawin ditambah penghasilan istri dan mempunyai 2 tanggungan) = Rp 121.500.000

K/I/3 ( Kawin ditambah penghasilan istri dan mempunyai 3 tanggungan) = Rp 126.000.000

Tidak ada namanya TK/4 karena maksimal tanggungan yang diperbolehkan  sejumlah 3 tanggungan. Setiap tanggungan PTKPnya bernilai Rp 4.500.000

jadi kalau TK/2 (tidak kawin 2 tanggungan) maka perhitungannya

Rp 54.000.000 + (2 x Rp 4.500.000 ) = Rp 63.000.000

jadi kalau K/2 (kawin 2 tanggungan) maka perhitungannya

Rp 54.000.000 + Rp 4.500.000 (kawin) + Rp (2 x Rp 4.500.000 ) = Rp 67.500.000,-

jadi kalau K/I/2 (kawin,penghasilan istri digabung dengan suami,2 tanggungan)  maka perhitungannya

Rp 54.000.000(suami) + Rp 4.500.000 (kawin) + Rp 54.000.000(isteri) + Rp (2 x Rp 4.500.000 ) = Rp 121.500.000

syarat untuk dianggap menjadi tanggungan adalah

  1. hubungan keluarga
    yang boleh menjadi tanggungan adalah keluarga sedarah ( ayah, ibu, anak kandung)  dan keluarga semenda ( semenda adalah hubungan kekeluargaan yang terjadi karena pernikahan contoh : mertua, anak tiri dari pernikahan dengan pasangannya) dalam satu garis keturunan lurus.
    Yang dimaksud satu garis keturunan lurus ini misalnya Ayah ke anaknya, kakek ke cucunya. penting diingat bahwa garis keturunan kesamping seperti hubungan saudara kandung dan saudara ipar tidak boleh menjadi tanggungan.
  2. Status PTKP untuk Wajib Pajak orang pribadi dilihat dari tanggal 1 Januari 2017. Contoh Bapak budi pada tanggal 1 Maret 2017 menikah, pada saat mengisi spt tahunan orang pribadinya pak budi statusnya tetap TK/0 (bukan K/0)  karena pada tanggal 1 Januari 2017 pak budi belum menikah. sedangkan untuk orang asing yang menjadi wajib pajak dalam negeri pada tahun berjalan status ptkpnya dilihat dari awal bulan pada saat menjadi WPDN (Wajib Pajak dalam negeri), contoh Mr X  menikah pada tanggal 1 januari 2018 dan pak budi menjadi WPDN pada tanggal 30 januari 2017, maka PTKP Mr X adalah K/0
  3. Status PTKP penghasilan isteri digabungkan ke penghasilan semua tidak ada dalam perhitungan bulanan atau bukti potong pph pasal 21, perhitungan ini dilakukan sendiri oleh wajib pajak. manfaat penggabungan ini adalah isteri tidak perlu punya npwp, dan kewajiban pelaporan spt tahunan orang pribadi hanya dibebankan kepada suami.
  4. PTKP untuk wanita yang bekerja (karyawati) jika tidak menggabungkan penghasilan dengan suami
    1. untuk karyawati sudah menikah PTKP nya TK/0 walaupun mempunyai anak sebanyak 3 tetap TK/0. kenapa? karena tanggungan 3 anak tersebut sudah masuk ke suami.
    2. untuk karyawati tidak kawin PTKP nya menyesuaikan berapa tanggungannya, jika karyawati tersebut menangung orang tuanya yang tidak mempunyai penghasilan maka TK/2
    3. dalam hal karyawati kawin (tulang punggung keluarga) yang ingin menambahkan tanggungan ke dalam PTKPnya misal K/3 maka karyawati tersebut harus mempunyai surat keterangan minimal dari kecamatan yang menyatakan bahwa suaminya tidak mempunyai penghasilan apapun.

Demikian penjelasan mengenai ptkp sebagaiamana penjelasan lebih lanjut mengenai postingan sebelumnya yaitu mengenai pph pasal 21.

Perpajakan Indonesia:

  • ptkp 2018
  • ptkp
  • tentang ptkp pajak 2018
  • penghasilan tidak kena pajak 2018
  • tarif ptkp 2017 dan 2018 orang pribadi
  • minimal ptkp tahun 2018
  • pendapatan tidak kena pajak 2017
  • ptkp spt tahun 2018
  • Ptkp pajak 2018
  • ptkp 2018 orang pribadi
  • contoh ptkp 2018
  • ptkp 2017 anak 3
  • Ptkp 201
  • tentukan penghasilan tdk kna pajak utk wajib pajak yg menikah dan mpy anak 1
  • kaitan ptkp dengan pph 21 tahun 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *