Kenapa status Wajib Pajak tidak Valid? (KSWP)

by -68 views

Sebelum mendapat layanan publik tertentu dari instansi pemerintah, pihak yang berkepentingan baik itu orang pribadi maupun dalam bentuk korporasi/perusahaan, dilakukan pengecekan status wajib pajak yang lebih dikenal dengan KSWP ( Konfirmasi Status Wajib Pajak) dimana atas pelaksanaan konfirmasi tersebut datanya terintegrasi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP)

KSWP dilaksanakan dengan pengecekan Nomor Pokok Wajib Pajak pihak yang ingin mendapat layanan publik tertentu. Pelaksanaan KSWP terdiri dari dua hasil yaitu valid atau tidak valid

Kenapa hasil KSWP tidak valid?

Karena NPWP yang bersangkutan tidak terdaftar di Direktorat Jenderal Pajak, atau nama tidak sesuai.

dan apabila NPWP sudah benar dan satus masih tidak valid, hal tersebut dikarenakan oleh wajib pajak yang bersangkutan belum menyampaikan SPT Tahunan untuk 2 (dua) tahun pajak terakhir. Contoh jika Pengecekan KSWP dilaksanakan Tahun 2020 maka SPT Tahun 2019 dan 2020 harus disampaikan. Nah apabila demikian maka wajib pajak dapat menyampaikan terlebih dahulu spt tahunan baik itu melalui online atau menyerahkan ke kantor pelayanan pajak (KPP) terdaftar. Setelah menyampaikan SPT Tahunan tersebut makanya status WP dipastikan valid sehingga dapat menerima pelayanan publik.

Dalam hal instansi pemerintah yang memberikan layanan publik tertentu tidak mempunyai sistem informasi yang terintegrasi dengan DJP, atau dalam keadaan tertentu sehingga instansi pemerintah tersebut tidak dapat melakukan pengecekan KSWP maka wajib pajak dapat meminta Keterangan Status Wajib Pajak ke KPP terdaftar dengan membawa surat permohonan.

Peraturan terkait KSWP : PER-43/PJ/2015 tentang Tata Cara Penerbitan Keterangan Status Wajib Pajak dalam Rangka Pelaksanaan Konfirmasi Status Wajib Pajak atas Layanan Publik Tertentu pada Instansi Pemerintah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *